Minggu, 09 Juni 2013

Ada orang bermimpi yang berusaha sehingga dia mengorbankan segalanya demi impiannya.
Ada juga orang yang bermimpi hanya bisa dengan berdoa hanya karna pasrah sudah tidak cukup mempunyai              
apapun yang harus dikorbankan.
Jaman sekarang otak digunakan untuk saling menjatuhkan bukan untuk bergotong royong atau bantu-membantu.
Jadi seniman pun bukan seniman yang selalu mengungkapkan emosi lewat indra atau alat gerak, tetapi lewat mulut yang hanya bisa memanipulasi segala kata-kata yang terlontarkan hanya untuk terhanyut dan bersenang-senang dalam duniawi ini.
Kami seniman bukan sembarang seniman yang selalu beropera di atas panggung yang hanya patuh dan mengikuti skenario tetapi kami seniman dunia yang hidup bebas layaknya orang bebas berapresiasikan segala problema dan delima nya hidup di dunia yang hanya sementara ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar